
MENGEMBALIKAN SUMBER KEHIDUPAN DENGAN MEDIA
SUMUR RESAPAN DAN LUBANG BIOPORI BAGI MASYARAKAT DALAM MENGURANGI GENANGAN AIR DAN MEMPERCEPAT RESAPAN AIRTANAH
Dudi Nasrudin Usman, Sri Widayati, Sriyanti dan Yunus Ashari
Media Terbit : Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 2014 (SNaPP2014):
Sains, Teknologi, dan Kesehatan
ISSN 2089-3590 | EISSN 2303-2480
LPPM Unisba, Gedung Rektorat Lantai 4, Jl. Tamansari No. 20 Bandung 40116
Tlp. 022-4203368 ext. 153, 154, 155
Surel: prosiding.sains@gmail.com
Laman: http://prosiding.lppm.unisba.ac.id
atau http://prosiding.lppm.unisba.ac.id/index.php/sains
Abstrak. Rutinitas kegiatan masyarakat sehari-hari tidak akan pernah terlepas dengan airtanah, sampah dan lingkungannya. Airtanah merupakan sumberdaya alam penting yang tidak dapat diabaikan dalam kehidupan manusia. Proses eksploitasi airtanah yang cukup besar sehingga akan mempengaruhi terhadap siklus air dialam, namun yang terjadi proses eksploitasi tidak seimbang dengan resapannya, terlebih daerah permukiman masyarakat. Selain airtanah, sampah merupakan permasalahan yang sangat erat dengan aktivitas masyarakat permukiman dimanapun. Dampak dari eksploitasi airtanah yang besar tidak seimbang dengan resapannya yaitu muka airtanah sekitar turun, amblasnya permukaan tanah dan cadangan air berkurang, pada saat pengelolaan sampah tidak baik berdampak terhadap penumpukan sampah di sungai dan saluran air sehingga mengakibatkan air sungai meluap dan banjir.
Wilayah Kopo Sayati khususnya RT. 05/07 Desa Sayati dan Perguruan Muhammadiyah Cabang Bandung Selatan merupakan bagian yang tidak terlepas dari yang terkena dampak genangan air (banjir) dari luapan air sungai, dengan kondisi cukup buruk genangan dapat mencapai antara 30-50 cm bahkan lebih dari 50 cm, dengan waktu surut antara 3-4 jam, sumur resapan dan lubang biopori sebagai salah satu alternatif yang membantu masyarakat untuk mempercepat surut dan mengurangi genangan, dengan 150 titik lubang biopori dan 8 sumur resapan dapat membantu dan mengurangi waktu surut menjadi 1-2 jam.